Menu

Pentingnya Indirect Cost untuk Keberlangsungan Organisasi

30 November, 2022

Kita mengerti bahwa starvation cycle dapat menggerus gerak organisasi. Meskipun ada banyak program yang bisa kita kerjakan, namun kebutuhan di luar programlah yang mampu membuat organisasi mempertahankan anggota. Lebih dari itu, apa saja sih, yang membuat indirect cost penting untuk diperhitungkan?

Biaya pengelolaan

Humentum (2022) menyatakan biaya pengelolaan merupakan biaya yang dibutuhkan untuk mengelola dan mengurus organisasi, juga termasuk biaya-biaya tidak terduga. Biaya pengelolaan digunakan untuk menyusun aturan, sistem, dan struktur yang mendukung operasi organisasi. Tanpa adanya biaya ini, program dan proyek tidak akan berjalan dengan baik, tepat waktu, dan sesuai kebutuhan.

Kualitas Gaji

Beberapa organisasi menekan indirect cost dengan mengorbankan gaji anggota. Temuan Humentum menunjukkan beberapa organisasi yang hanya membayar 50% gaji, atau bahkan hanya membayar sewaktu-waktu. Kualitas gaji yang belum memadai mempengaruhi dapat mempengaruhi kualitas kerja anggota.

Meskipun bekerja demi kesejahteraan bersama, kualitas gaji yang buruk menyebabkan organisasi kesulitan mempertahankan staf yang kompeten dan berpengalaman. Sebanyak 38% responden menyatakan bahwa pengelolaan sumber daya merupakan salah satu dari lima kebutuhan organisasi yang terbengkalai ketika indirect cost diabaikan. Padahal untuk menjalankan program dibutuhkan sumber daya yang memadai dan sesuai kompetensinya.

Cadangan Dana

Berkaca dari pandemi di awal 2020, cadangan dana merupakan hal yang harus dipersiapkan untuk keadaan darurat. Meskipun kebutuhan ini sudah diatur dalam aturan organisasi, namun pendanaan yang macet membuat dana ini terus dipakai dan jarang dikumpulkan.

Selain beberapa alasan di atas, tentu ada masih ada alasan lain yang semakin memperkuat kebutuhan kita untuk memperhitungkan indirect cost. Apa Anda punya alasan lainnya?

Share this page

facebook twitter linkedin whatsapp messenger telegram gmail outlook email

cross